Semenjak bertemu
denganmu, energi statik benih cintamu telah mengejutkan gaya pegas
jantungku, sehingga jantungku berdetak tak beraturan bagaikan gelombang
bunyi gendang yang tak beraturan saat aku berada beberapa meter darimu.
Refleksi cahaya cintamu telah membunuh urat mataku sehinga membiaskan
bayangan wajahmu yang selalu di otakku.
Pancaran Radiasi Pesonamu membuat otakku tidak bisa berpikir rasional, sehingga elektromagnet dalam hatiku terpengaruh gelombang magnet cintamu. Sejak Saat itu, atom-atom penyusun cinta ini kian mengumpul karena gaya listrik statik dan energi Potensial di hatiku.
Pancaran Radiasi Pesonamu membuat otakku tidak bisa berpikir rasional, sehingga elektromagnet dalam hatiku terpengaruh gelombang magnet cintamu. Sejak Saat itu, atom-atom penyusun cinta ini kian mengumpul karena gaya listrik statik dan energi Potensial di hatiku.




